Bisnis_10

Bisnis_04

Bisnis_05

Bisnis_11

Minggu, 18 Juli 2010

Banyak yang Baca Buku Parno dan BF


SHUTTERSTOCK
Ilustrasi

PALANGKARAYA, KOMPAS.com — Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kalimantan Tengah menilai persoalan remaja dewasa ini semakin kompleks sehingga perlu dibantu pemecahannya.

"Masa remaja masa paling indah, tetapi juga masa yang paling meresahkan," kata Direktur PKBI Kalteng Drs Mirhan di Palangkaraya, Minggu (18/7/2010).

Menurut Mirhan, kendala mengatasi persoalan remaja itu adalah keengganan remaja untuk mengadakan komunikasi dengan orang yang lebih tua, misalnya kakak, orangtua, ataupun guru.

Guna menghadapi persoalan remaja, PKBI Kalteng merasa perlu membentuk wadah bagi mereka untuk berbagi cerita suka dan duka. Tujuannya adalah untuk membantu memecahkan persoalan remaja itu sendiri karena remaja akan sangat terbuka dengan sesamanya, remaja.

Persoalan remaja sangatlah banyak, seperti evaluasi terhadap perilaku remaja Palangkaraya yang dilakukan Youth Center SIAR PKBI Kalteng (yang menyebarkan kuesioner sebanyak 100 buah yang tediri atas 55 perempuan dan 45 orang laki-laki siswa SMU/SMK negeri/swasta di Palangkaraya), ternyata 100 persen responden pernah berpacaran.

Dari jumlah itu, 65,10 persen pernah membaca buku parno, 55,25 persen pernah melihat film parno (BF). Informasi lain yang didapat adalah mereka mendapatkan informasi seks dari guru 34,55 persen, orangtua 25,45 persen, teman 39,35 persen, dan buku 23,23 persen.

Menurut Mirhan, Youth Center SIAR PKBI Kalteng sejak tahun 1999 mengembangkan pendidikan konselor sebaya bekerja sama dengan beberapa SMU/SMK negeri/swasta di Palangkaraya guna mengantisipasi jangkauan layanan konseling yang lebih dekat, dengan melibatkan teman-teman sekolah untuk dididik menjadi konselor sebaya.

Manfaatnya untuk menbantu problem/masalah yang dialami oleh teman-temannya. Di Palangkaraya terdapat beberapa sekolah, misalnya SMU 2, SMKN II dan SMKN III serta SMU/SMK Isen Mulang, masing-masing sekolah memiliki konselor sebaya sebanyak 30 orang.

Pada tahun 2005 dan tahun 2009 SIAR PKBI bekerja sama dengan BKKBN Provinsi Kalteng melakukan pelatihan konselor sebaya sekota dengan jumlah peserta puluhan orang.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan remaja akan belajar untuk lebih terbuka melalui dialog dengan teman sebaya sehingga suasana yang tercipta akan lebih rileks dan komunikatif karena mereka berada pada tingkat pengetahuan, pengalaman, dan persepsi yang sama mengenai remaja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sobat-sobat, jangan cuma baca doang... tapi kasih komentar sobat yang unik. Mari kita ramaikan blog ini dengan komentar-komentar dari kalian.
Jadilah orang yang pertama yang mengomentari setiap postingannya.
Silakan tinggalkan komentar kalian di sini dengan bebas tapi tahu aturan IT.

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Bisnis_06

Daftar di PayPal, lalu mulai terima pembayaran menggunakan kartu kredit secara instan.

Bisnis_07

Get cash from your website. Sign up as affiliate.

Bisnis_08

Bisnis_12